Investigasikriminal. Com

BANJARNEGARA —JawaTengah.Ratusan siswa siswi SMP Negeri 2 Purwanegara mengikuti kegiatan sosialisasi budaya melestarikan busana kebaya sekaligus edukasi mengenai bahaya penyalahgunaan narkotika. Kegiatan tersebut digelar oleh Bunda Milenial Banjarnegara dengan menggandeng Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Purbalingga.pada Jumat (25/9/2026).

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya menanamkan kecintaan terhadap budaya Nusantara, khususnya kebaya, sekaligus meningkatkan pemahaman generasi muda mengenai pentingnya menjauhi penyalahgunaan narkotika.
Dalam kegiatan tersebut, di ikuti oleh seluruh siswa kls V11. Sampi kla 1X. Sejumlah kurang lebihb800 siswa dan siswi. para siswa mendapatkan edukasi tentang jenis jenis kebaya, daan pemahaman kebaya sebagai Warisan Budaya tak Benda milik Indonesia. sebagai salah satu warisan budaya Indonesia. Para peserta juga diajak untuk memiliki kepedulian dalam menjaga dan mengenalkan busana tradisional, kepada generasi muda di tengah perkembangan zaman.

Selain materi kebudayaan, siswa mendapatkan penyuluhan mengenai bahaya narkotika. Edukasi tersebut diharapkan dapat memberikan pemahaman sejak dini mengenai risiko penyalahgunaan narkotika serta pentingnya membangun lingkungan pergaulan yang sehat dan positif.

Nanik Sri Rahayu,S.pd. kepala SMPN 2 Purwanegara kepada awak media mengatakan.
“Kami pihak sekolah berterimakasih dengan adanya sosialisasi dari bunda milenial dan dari BNN. Dengan sosialisasi ini anak anak kami jadi lebih mengenal busana kebaya sebagai identitas perempuan Indonesia dan anak anak terdeukasi untuk lebih mencintai budaya Indonesia dan harus di lestarikan. ” Ujar Nanik bersemangat.

Salah satu siswi bernama Rari juga sangat senang bisa mengikuti kegiatan hari ini

“Saya senang skli dapat mengikuti kegiatan hari ini. Sangat menginspirasi kami untuk lebih mengenal busana kebaya dan melestarikan ya”

Asni Perwakilan BNN Kabupaten Purbalingga memberikan pemahaman kepada para siswa tentang pentingnya mengenali berbagai risiko penyalahgunaan narkotika dan berani mengambil sikap untuk menjauhinya. Para siswa juga didorong untuk aktif dalam kegiatan positif di sekolah maupun lingkungan masyarakat.

Baca juga  Istri M. Umar bin Abu Tholib kecewa dengan lambannya proses Kejati Lampung memproses Dugaan Pelanggaran Oknum Jaksa yang menuntut suaminya

Kegiatan ini berlangsung di Halaman sekolah dengan antusias. Para siswa mengikuti rangkaian acara dan materi yang disampaikan oleh narasumber.
Melalui kegiatan kolaboratif tersebut, Bunda Milenial Banjarnegara dan BNN Kabupaten Purbalingga berharap generasi muda tidak hanya memiliki kepedulian terhadap pelestarian budaya bangsa, tetapi juga memiliki pengetahuan dan kesadaran untuk menciptakan lingkungan sekolah yang sehat, aman, dan bebas dari penyalahgunaan narkotika.
Kegiatan ini sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat peran sekolah, keluarga, komunitas, dan lembaga terkait dalam membentuk generasi muda yang mencintai budaya bangsa serta memiliki kesadaran terhadap bahaya narkotika.

Ratih.